Cikembar di Utara Cianjur

Dalam kisah Babad Cikundul disebutkan bahwa Apun Gencay, perempuan yang menarik hati bupati Cianjur ketiga itu berasal dari daerah Cikembar. Dikisahkan pula bahwa ternyata Apun Gencay telah memiliki tunangan yang berasal dari daerah Citeureup (dalam versi lain dari Cipamingkis).

Mengetahui bahwa Apun Gencay akan dibawa oleh Sang Bupati, tunangannya itu ikut pergi mengiringi Apun Gencay ke kabupaten. Kelak, tunangannya itulah yang membunuh bupati Cianjur Astramanggala dengan senjata condré. Dari peristiwa itulah almarhum mendapat sebutan Dalem Dicondré.

Hampir semua orang yang mengetahui kisah ini menganggap bahwa daerah Cikembar yang dikisahan dalam babad yaitu daerah Cikembar di Sukabumi. Bahkan ada yang meyakini dengan sungguh-sungguh makam Apun Gencay ada di daerah ini, dan konon ada pula yang meyakini sebagai keturunan dari Apun Gencay.

Ketika membaca kembali versi-versi Babad Cikundul yang bisa saya peroleh naskahnya, saya mengerutkan kening. Kenapa Apun Gencay dari Cikembar (Sukabumi) punya tunangan dari daerah Citeureup/Cipamingkis? bukankah terlalu jauh?

Peta Priangan 1883-1885; daerah Cikembar (Tjikembar) tampak dalam kotak merah.

Saya tidak menutup kemungkinan bahwa mungkin saja dulu sang tunangan juga sudah menetap di Cikembar Sukabumi. Tapi, setelah melihat peta kuno Priangan (1883-1885) sepertinya lebih memungkinkan kalau daerah Cikembar yang dimaksud dalam Babad Cikundul itu adalah Cikembar di wilayah utara Cianjur.

Cikembar adalah kampung kecil yang berada di tepi sungai Cibeet, antara kampung Pasir Tanjung dan Cariu. Sekarang dapat dilintasi melalui jalur alternatif Jonggol. Jika melihat peta ini tampak bahwa Cikembar masuk ke dalam wilayah keresidenan Buitenzorg (sekarang Kabupaten Bogor).

Rasanya, dari Cipamingkis/Citeureup lebih dekat ke kampung Cikembar ini, daripada Cikembar yang ada di Sukabumi. Jadi, masuk akal kenapa Apun Gencay punya tunangan orang dari daerah itu.

Cag.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *