KONON, pohon Saparantu hanya ada 3 saja di dunia, yaitu di Cirebon, Cianjur (Cibalagung), dan Banten. Begitu kata kebanyakan orang Cianjur. Bahkan bupati Cianjur, Herman Suherman pernah menyatakan hal yang sama dalam sebuah berita, pada 13 Oktober 2022. Bupati Cianjur […]
Baca selengkapnyaTag: mitos cianjur
Sejarah Cianjur Lama, Antara Realita dan Cerita
Tulisan ini saya buat untuk mewakili apa yang saya pikirkan dan elaborasi mengenai wacana “sejarah” di Cianjur. Setelah beberapa waktu membaca dan menelusuri berbagai wacana kesejarahan di kabupaten Cianjur, saat ini saya sampai pada sebuah pandangan bahwa yang dimaksud “sejarah” […]
Baca selengkapnyaSitus Pangguyangan Badak Putih
Siapa sangka bahwa di tengah kota Cianjur, terdapat salah satu situs penting dalam sejarah pemilihan lokasi sebagai kota, yaitu mata air yang dikenal dengan sebutan “pangguyangan badak putih” (pemandian badak putih). Lokasi ini terletak di jalan Siti Jenab, di bawah […]
Baca selengkapnya





Total views : 48422
Who's Online : 1
Tah leres pisan, ieu poinna. Tina naskah-naskah karya Dalem Pancaniti (1857), boh nu nganggo basa Sunda, Malayu, & Jawa, sadayana…
Muhun, siap. Sakali waktos urang guar, Kang
Upami dina arsip "Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, (1863), hlm. 308-313." malahan kedah ngangge condre. Aya lepat terjemahan…
Berarti teu acan tiasa diakses online nya, Kang? Penasaran lebetna kumaha. Pami sempat, mudah2an tiasa diulas di blog ieu nya…