Dalam pemahaman saya saat ini, menulis adalah sebuah kemampuan yang terus perlu diasah. Kalau satu hari saja tidak menulis (manual atau digital) maka pikiran terasa beku. Memang dalam beberapa waktu belakangan ini saya belum betul-betul rutin menulis, menuangkan pikiran-pikiran yang […]
Baca selengkapnyaKategori: Self Improvement
“Puasa Facebook”, Sejenak Meninggalkan Hiruk-pikuk Media Sosial
Dalam beberapa minggu belakangan ini sepertinya kepala terlalu penuh dengan pikiran akibat terlalu sering membaca dan menyimak informasi di media sosial, terutama dari Facebook. Notifikasinya terlalu membuat kecanduan. Waktu melihat tanda merah notifikasi, tangan dan mata seolah seperti terhipnotis untuk […]
Baca selengkapnya




Total views : 45275
Who's Online : 0
Tah leres pisan, ieu poinna. Tina naskah-naskah karya Dalem Pancaniti (1857), boh nu nganggo basa Sunda, Malayu, & Jawa, sadayana…
Muhun, siap. Sakali waktos urang guar, Kang
Upami dina arsip "Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, (1863), hlm. 308-313." malahan kedah ngangge condre. Aya lepat terjemahan…
Berarti teu acan tiasa diakses online nya, Kang? Penasaran lebetna kumaha. Pami sempat, mudah2an tiasa diulas di blog ieu nya…