Hingga saat ini, kajian historiografi tradisional mengenai Cianjur terbilang masih sangat minim. Kelangkaan literatur serius ini pada akhirnya menyisakan celah sejarah yang besar, yang sering kali diisi oleh narasi-narasi tutur berupa cerita rakyat atau mitos yang berkembang di tengah masyarakat. […]
Baca selengkapnyaPenulis: Ilham Nurwansah
Pengkaji naskah dan bahasa Sunda kuno. Saat ini fokus menggali sumber-sumber primer sejarah lokal Cianjur. Sejak 2023 menjadi Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Cianjur. Menggunakan Linux secara penuh lebih dari 15 tahun, untuk penggarapan karya-karyanya.
Duduk Bersama Menelusuri Jejak Silsilah Cianjur: Sebuah Catatan Silaturahmi
Menjaga sejarah Cianjur bukan hanya soal membaca lembaran lama di kesunyian perpustakaan, tapi juga tentang bagaimana kita saling mendengar dan berbagi cerita. Di momen sebelum pergantian tahun lalu, saya mendapatkan kesempatan berharga untuk duduk melingkar dan ngobrol santai seharian bersama […]
Baca selengkapnyaMeraih Anugerah Kebudayaan Kabupaten Cianjur 2025 untuk Kajian Babad Cianjur
Anugerah Kebudayaan Kabupaten Cianjur adalah sebuah ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur. Sejumlah pegiat budaya mulai dari praktisi, akademisi, hingga pengusaha dan komunitas memiliki kesempatan untuk mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Cianjur atas upayanya […]
Baca selengkapnya





Total views : 46481
Who's Online : 0
Tah leres pisan, ieu poinna. Tina naskah-naskah karya Dalem Pancaniti (1857), boh nu nganggo basa Sunda, Malayu, & Jawa, sadayana…
Muhun, siap. Sakali waktos urang guar, Kang
Upami dina arsip "Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, (1863), hlm. 308-313." malahan kedah ngangge condre. Aya lepat terjemahan…
Berarti teu acan tiasa diakses online nya, Kang? Penasaran lebetna kumaha. Pami sempat, mudah2an tiasa diulas di blog ieu nya…