Mendamping Dua Maestro Suling Sunda

Di sebuah waktu yang samporet (singkat) kemarin sore, Pak Andrew Timar menyempatkan diri berkunjung ke Pusat Pelatihan Suling Sunda (PPSS) di Cibiru, yang tak lain adalah kediaman Abah Endang Sukandar. Saya turut mengantar beliau.

Sepanjang perjalanan banyak cerita dan pengalaman yang disampaikan oleh Pak Andrew. Terlebih lagi ketika jumpa dengan sahabat sekaligus salah satu guru lama beliau, Abah Endang. Ketika kami sampai, ternyata abah Endang sedang dalam pemulihan kesehatan, tetapi tetap semangat menyambut kami dengan ramah.

Sambil mengobrol santai ditemani teh hangat, mereka seolah membuka kembali lembaran kisah ketika memulai belajar bermain suling kepada para sesepuh. Belajar tekun dengan sepenuh hati, adalah sebuah nilai kearifan dan teladan dari para maestro suling Sunda ini.

Itulah sekelebat pikiran saya sambil ngajentereng kacapi satarabasna… mengiringi Pak Andrew yang sedang mengalunkan sulingnya sampai ke awang-awang.

Hatur nuhun Abah Endang Sukandar, mugia enggal damang deui sabihara-sabihari…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *