Kamus Bahasa Sunda karya R.A. Danadibrata, Pegangan Wajib Mahasiswa Sunda

Pertama kali saya mengetahui ada sebuah kamus bahasa Sunda yang sangat tebal yaitu ketika awal kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Daerah FPBS UPI, Bandung tahun 2007. Waktu itu salah seorang dosen memberikan penjelasan mengenai pentingnya bergaul dengan kamus untuk mahasiswa jurusan bahasa. Berhubung jurusan saya bahasa daerah (Sunda), tentu wajib bergaul dengan kamus bahasa Sunda.

Saya sebelumnya pernah punya kamus dwi bahasa Sunda-Indonesia yang disusun oleh Budi Rahayu Tamsyah. Saya pikir kamus itu saja sudah cukup untuk mendukung perkuliahan bahasa Sunda. Setelah cukup banyak mendengarkan masukan dari dosen dan kawan-kawan lain, ternyata kamus bahasa Sunda itu ada banyak ragamnya. Bahkan ada juga yang diterbitkan pada masa Hindia-Belanda. Wah ternyata saya jauh ketinggalan informasi soal kamus ini.

tampilan Kamus Basa Sunda R.A. Danadibrata koleksi pribadi

Salah satu kamus yang direkomendasikan untuk digunakan sebagai rujukan perkuliahan waktu itu adalah Kamus Basa Sunda yang disusun oleh R.A. Danadibrata. Kamus ini merupakan kamus bahasa tunggal. Artinya setiap lema Sunda dijelaskan dengan bahasa Sunda juga. Karena kamus ini sangat penting, saya bahkan menganggapnya sebagai “pegangan wajib” mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Daerah. Pertanyaan pertama yang muncul di benak saya adalah: “di mana bisa dapat kamus itu?” Ya, sepertinya sulit untuk mendapatkan kamus seperti itu. Pikir saya. Untung saja, ternyata kamus itu tersedia di divisi wira usaha Himpunan Mahasiswa jurusan saya, dan saya mulai menelusuri harganya. Waktu itu sih harganya Rp 120.000, kalau tidak salah.

Setelah menghemat pengeluaran operasional kos-kosan, akhirnya bisa juga membeli kamus tebal itu di tahun kedua kuliah, 2008. Kamus yang saya beli waktu itu adalah cetakan pertama tahun 2006 dengan warna sampul putih. Saya gunakan kamus ini sampai lusuh, karena hampir setiap hari dibuka-tutup ketika mengerjakan tugas-tugas kuliah, maupun menulis artikel.

Halaman entri A
Halaman-halaman tengah kamus

Edisi pertama ini sepertinya sudah tidak beredar dan digantikan oleh cetakan kedua yang sampulnya berwarna biru. Harganya bisa diperiksa langsung di Google. Ketersediaan stok silakan ditanyakan langsung ke penjualnya di marketplace. Kamus ini diterbitkan oleh Panitia Penerbitan Kamus Basa Sunda yang terdiri dari penerbit Kiblat Buku Utama dan Universitas Padjadjaran, Bandung. Kalau tidak salah, penerbit Kiblat saat ini membuka toko online di Shopee, Tokopedia dan Bukalapak. Silakan langsung cek di marketplace saja ya untuk mendapatkan update harga dan edisi terbaru.

Nah, kamus ini konon memiliki lebih dari 40.000 entri kata yang dikumpulkan oleh R.A. Danadibrata dalam kurun 40 tahun, yaitu dari 1930-1970-an. Naskah tulisan tangannya itu terdiri dari 2.000 halaman! Luar biasa. Namun, penerbitan Kamus Basa Sunda karya R.A. Danadibrata baru bisa terlaksana tahun 2006, karena terkendala berbagai hal. Artinya naskah tulisan tangan itu telah tersimpan selama 36 tahun. Bahkan, kalau dihitung dari sejak pengumpulan entri pada tahun 1930, naskah kamus ini sudah mengendap selama 76 tahun.

tampilan sampul belakang

Dengan rentang waktu penyusunan dan penerbitannya yang terpaut cukup jauh, beberapa kosakata mungkin saja sudah cukup jarang digunakan. Setidaknya dalam sepengetahuan saya yang sempit waktu itu. Namun demikian, tetapi saja, kamus ini dapat dijadikan salah satu sumber yang cukup dapat diandalkan untuk mencari arti kata dan contoh penggunaannya dalam studi bahasa dan sastra Sunda di UPI.

Untuk para penerjemah bahasa Sunda, kamus ini bisa digunakan juga untuk memeriksa ejaan suatu kata atau konteks penggunaan suatu kata dalam contoh kalimatnya. Seperti halnya ketika dosen saya menganjurkan untuk memiliki kamus ini jika ingin memperdalam bahasa Sunda, maka saya pun mengajak para peminat bahasa Sunda yang ingin belajar maupun para penerjemah bahasa Sunda untuk bisa memiliki Kamus Basa Sunda karya R.A. Danadibrata ini.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published.